TeknisiInstrument

Teman diskusi tentang instrumentasi di industri

m = ke + k/Ti∫e(dt) + kTd(de/dt)

idulfitri

  m = ke + k/Ti∫e(dt) + kTd(de/dt) ————————————– m = maaf-maafan e = dosa dan kesalahan k = semangat ibadah Ti = faktor integrasi/akumulasi dosa Td = faktor diferensiasi dosa   Menurut analisa formula di atas, maaf-maafan (m) merupakan fungsi dari instrospeksi dosa dan kesalahan (e) terhadap waktu (t) secara berkelanjutan. Sehingga maaf-maafan bukan […]

Response Time Pada Pressure Transmitter

Pada salah satu artikel, ada pembaca yang menanyakan mengenai time constant pada pressure transmitter. Time constant merupakan bagian dari waktu respon (response time) dari sebuah pressure transmitter. Dan response time tersebut merupakan salah satu kinerja atau performance dari sebuah pressure transmitter. Yang dimaksud dengan response time pada pressure transmitter adalah seberapa cepat pressure transmitter  merespon […]

Instrument Isolation Valve – Bagian 2

04_swagelok_5valve

Melanjutkan artikel sebelumnya, mengenai Instrument Isolation Valve pada Bagian 1, artikel kali ini akan membahas mengenai instrument isolation valve pada aplikasi instrument seperti differential pressure gauge atau transmitter, seperti pada gambar di bawah ini: Karena peralatan instrument-nya memiliki dua input (sisi high pressure dan sisi low pressure) maka instrument manifold/isolation valve-nya akan berbeda dengan peralatan instrument […]

Instrument Isolation Valve – Bagian 1

manifold_2way

Alat ukur tekanan seperti pressure gauge (pressure indicator atau manometer), transmitter dan lain-lain, dipasang pada peralatan proses seperti pipa, vessel/bejana dan lain-lain yang dihubungkan dengan sebuah saluran yang umumnya berupa tubing yang terbuat dari bahan stainless steel, walaupun adakalanya dihubungkan dengan  pipa atau dengan selang (hose). Dalam posting kali ini, kita ambil contoh sebuah indikator […]

Perhitungan Input-Output Transmitter

persamaan-05

Pernahkan Anda mengalami lupa akan sesuatu yang sebenarnya sederhana? Dan umumnya yang lupa itu adalah berupa hapalan, seperti rumus. Misalnya rumus untuk mengkonversi satuan temperatur dari derajat Celsius ke derajat Fahrenheit. Umumnya kita menggunakan rumus hapalan yakni: {(9/5)*x°F} + 32 Sehingga untuk mengetahui berapa °F dari temperatur 50°C, jika menggunakan rumus di atas menjadi  {(9/5)*x°F} […]

Penamaan Fiting dan Konektor untuk Tubing

Dalam dunia instrumentasi, tubing merupakan barang penting yang selalu dipakai terutama saat berkenaan dengan sistem bertekanan. Selain sebagai penghubung sinyal antara satu instrument dengan instrument lainnya, tubing juga kerap digunakan sebagai penghubung antara saluran proses dengan instrument pengukur tekanan, semisal pressure transmitter dan pressure indicator atau pressure gauge. Agar tubing bisa disambung/dipasang pada peralatan instrument […]

Kalibrasi Differential Pressure Transmitter yang Di-Squareroot-kan

Pernahkan Anda menemui sebuah data kalibrasi dari differential pressure transmitter seperti tabel di bawah:   Table 1 +———+———-+ | IN (%) | OUT (mA) | +———+———-+ | 0 | 4 | +———+———-+ | 6 | 8 | +———+———-+ | 25 | 12 | +———+———-+ | 56 | 16 | +———+———-+ | 100 | 20 | […]

TeknisiInstrument dengan alamat baru

Assalamu ‘alaikum. Alhamdulillah, sejak tanggal 13 Desember 2015, blog TeknisiInstrument secara resmi berpindah alamat (domain) dari https://www.teknisiinstrument.com menjadi https://www.teknisiinstrument.com. Alamat lama masih bisa diakses, tapi akan secara otomatis akan di-redirect ke alamat baru TeknisiInstrument mengucapkan banyak terima kasih kepada pengunjung/pembaca blog ini, atas segala dukungan dan partisipasi dalam diskusi, sehingga TeknisiInstrument bisa memiliki nama domain […]

PID, Pemahaman Versi Awam

Sudah lama TeknisiInstrument tidak menulis. Membaca beberapa komentar pada sebuah post, ada cuplikan dari diskusi yang lumayan menarik.   PID (Proportional, Integral Derrivative), merupakan metode atau mode pengendalian/control agar kinerja sebuah loop sesuai dengan keinginan, responnya cepat, error-nya sedikit atau minimum. Secara matematis, diformulasikan sebagai:

Blog TeknisiInstrument © 2015 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: